Kakatua jambul kuning (Cacatua sulphurea) banyak tersebar di Kepulauan Sunda Kecil, Sulawesi, Bali, dan Timor. Kakatua jambul kuning senang berada di tempat yang masih terdapat hutan-hutan primer dan sekunder. Kakatua jambul kuning ini merupakan jenis burung berukuran sedang dengan memiliki panjang hanya sekitar 35 cm. Burung kakatua jambul kuning memiliki bulu berwarna putih. Sesuai namanya, di kepala kakatua jambul kuning ini terdapat jambul berwarna kuning yang dapat ditegakkan.
Kakatua jambul kuning tersebut mempunyai paruh berwarna hitam, kulit di sekitar matanya menyolok dengan warna kebiruan serta memiliki kaki yang berwarna abu-abu. Bulu-bulu terbang dan ekor kakatua jambul kuning juga berwarna kuning. Burung kakatua jambul kuning betina serupa dengan burung kakatua jambul kuning jantan. Perawatan kakatua jambul kuning terbilang cukup sulit. Untuk info lebih lengkapnya, simak saja cara merawat kakatua jambul kuning berikut ini.
Tips merawat kakatua jambul kuning yaitu dengan memperhatikan makanannya. Makanan kakatua jambul kuning diantaranya yaitu biji-bijian, kacang, dan aneka buah-buahan. Perbedaan kakatua jambul kuning jantan dan betina dapat dicermati dari mata, paruh, dan juga bulunya. Kakatua jambul kuning jantan memiliki mata berwarna hitam pekat, paruh yang lebih besar, bulu ekor yang lebih besar, dan juga bulu jenggot yang lebih banyak. Sedangkan kakatua jambul kuning betina memiliki mata hitam yang dilingkari warna kemerah-merahan hati, paruh yang lebih kecil, bulu ekor yang tidak lebar, dan juga bulu jenggot sedikit bahkan terkadang tidak punya jenggot.
Cara melatih kakatua jambul kuning agar bisa bicara yaitu dengan mengajaknya bicara beberapa suku kata secara rutin. Beberapa kata yang bisa diajarkan yaitu Assalamualaikum, permisi, pagi, dan kata-kata sederhana lainnya. Kakatua jambul kuning adalah jenis burung dengan daya intelijensi tinggi sehingga dia dapat berfikir karena kebiasaannya. Oleh karena itu, biasakan mengajarinya satu kata terlebih dahulu setiap harinya secara rutin. Sebelum mahir berbicara, jangan mengajak kakatua jambul kuning bercanda seperti memberi makan namun tidak jadi. Hal ini dapat menganggu pelatihan yang anda lakukan.
Cara menjinakkan kakatua jambul kuning dapat dilakukan dengan memandikan kakatua jambul kuning tersebut dengan benar. Sebaiknya mandikan kakatua jambul kuning di pagi maupun sore hari saat cuaca cerah seminggu sekali saja. Mandikan di bawah air yang mengalir, namun harus anda jaga agar air tersebut tidak merusak bulunya. Anda juga bisa menyiapkan air hangat kuku pada mangkok kecil ataupun baskom untuk berendam kakatua jambul kuning tersebut. Kakatua jambul kuning sangat diminati para penghobi burung karena keindahan dan keunikan yang dimilikinya.
Selain jenis kakatua putih, kakatua jambul kuning ini banyak digemari masyarakat. Dalam perawatan kakatua jambul kuning juga perlu memperhatikan kandang sebagai tempat tinggalnya. Ukuran kandang yang baik untuk kakatua jambul kuning berukuran kecil sebesar 70 cm x 70 cmx 100 cm, sedangkan untuk kakatua jambul kuning dewasa berukuran 100 cm x 100 cm x 200 cm. Kandang harus dibuat dengan bahan yang kuat karena paruh kakatua jambul kuning tersebut sangatlah kuat sehingga dikhawatirkan dapat menerobos keluar dari kadang yang terbuat dari bahan yang kurang kuat.
Itulah ulasan terupdate mengenai kakatua jambul kuning selengkapnya untuk anda. Semoga bermanfaat dan dapat menjadi referensi bagi anda yang mencari informasi seputar berbagai jenis burung terpopuler yang banyak digemari para penghobi burung.
Kakatua jambul kuning tersebut mempunyai paruh berwarna hitam, kulit di sekitar matanya menyolok dengan warna kebiruan serta memiliki kaki yang berwarna abu-abu. Bulu-bulu terbang dan ekor kakatua jambul kuning juga berwarna kuning. Burung kakatua jambul kuning betina serupa dengan burung kakatua jambul kuning jantan. Perawatan kakatua jambul kuning terbilang cukup sulit. Untuk info lebih lengkapnya, simak saja cara merawat kakatua jambul kuning berikut ini.
Tips Merawat Kakatua Jambul Kuning
Tips merawat kakatua jambul kuning yaitu dengan memperhatikan makanannya. Makanan kakatua jambul kuning diantaranya yaitu biji-bijian, kacang, dan aneka buah-buahan. Perbedaan kakatua jambul kuning jantan dan betina dapat dicermati dari mata, paruh, dan juga bulunya. Kakatua jambul kuning jantan memiliki mata berwarna hitam pekat, paruh yang lebih besar, bulu ekor yang lebih besar, dan juga bulu jenggot yang lebih banyak. Sedangkan kakatua jambul kuning betina memiliki mata hitam yang dilingkari warna kemerah-merahan hati, paruh yang lebih kecil, bulu ekor yang tidak lebar, dan juga bulu jenggot sedikit bahkan terkadang tidak punya jenggot.
Cara melatih kakatua jambul kuning agar bisa bicara yaitu dengan mengajaknya bicara beberapa suku kata secara rutin. Beberapa kata yang bisa diajarkan yaitu Assalamualaikum, permisi, pagi, dan kata-kata sederhana lainnya. Kakatua jambul kuning adalah jenis burung dengan daya intelijensi tinggi sehingga dia dapat berfikir karena kebiasaannya. Oleh karena itu, biasakan mengajarinya satu kata terlebih dahulu setiap harinya secara rutin. Sebelum mahir berbicara, jangan mengajak kakatua jambul kuning bercanda seperti memberi makan namun tidak jadi. Hal ini dapat menganggu pelatihan yang anda lakukan.
Cara menjinakkan kakatua jambul kuning dapat dilakukan dengan memandikan kakatua jambul kuning tersebut dengan benar. Sebaiknya mandikan kakatua jambul kuning di pagi maupun sore hari saat cuaca cerah seminggu sekali saja. Mandikan di bawah air yang mengalir, namun harus anda jaga agar air tersebut tidak merusak bulunya. Anda juga bisa menyiapkan air hangat kuku pada mangkok kecil ataupun baskom untuk berendam kakatua jambul kuning tersebut. Kakatua jambul kuning sangat diminati para penghobi burung karena keindahan dan keunikan yang dimilikinya.
Selain jenis kakatua putih, kakatua jambul kuning ini banyak digemari masyarakat. Dalam perawatan kakatua jambul kuning juga perlu memperhatikan kandang sebagai tempat tinggalnya. Ukuran kandang yang baik untuk kakatua jambul kuning berukuran kecil sebesar 70 cm x 70 cmx 100 cm, sedangkan untuk kakatua jambul kuning dewasa berukuran 100 cm x 100 cm x 200 cm. Kandang harus dibuat dengan bahan yang kuat karena paruh kakatua jambul kuning tersebut sangatlah kuat sehingga dikhawatirkan dapat menerobos keluar dari kadang yang terbuat dari bahan yang kurang kuat.
Itulah ulasan terupdate mengenai kakatua jambul kuning selengkapnya untuk anda. Semoga bermanfaat dan dapat menjadi referensi bagi anda yang mencari informasi seputar berbagai jenis burung terpopuler yang banyak digemari para penghobi burung.

