Senin, 26 Februari 2018

Cara Merawat Burung Gelatik Wingko Agar Cepat Gacor

Burung Gelatik adalah burung yang mempunyai kicauan yang khas, seperti halnya burung cendet. Namun, sekarang sudah jarang kita jumpai di sekitar kita. Kicauannya di alam bebas yang merdu sudah jarang kita nikmati karena burung Gelatik terus diburu oleh para pemburu dan banyak diperjual belikan, sehingga populasinya terus berkurang . Burung Gelatik biasanya bersarang pada pohon yang berlubang seperti lubang bekas burung Pelatuk.


 Cara Merawat Burung Gelatik Wingko Agar Cepat gacor
Burung Gelatik Wingko yang memiliki umur di bawah 7 bulan,ia akan mudah beradaptasi dengan lingkungan sekitarnya. Sifatnya burung Gelatik Wingko sangat mudah beradaptasi tersebut yang mempermudah,untuk melatih suara kicauannya. Sangat berbeda jauh dengan burung berkicau lainnya yang biasanya sulit untuk di jinakkan.

Perawatan Burung Gelatik Wingko Agar Cepat Bunyi


Jika burung berkicau lainnya tidaklah rajin berkicau jika belum dilatih, maka burung Gelatik Wingko ini sangatlah rajin berkicau walaupun masih bakalan dan belum terlatih sedikitpun. Jika kita menemukan burung yang jinak, maka cepatlah dipilih, karena burung itu pasti adaptasinya cepat. Jika burung tersebut jinak, maka sudah pasti bahwa burung ini akan cepat beradaptasi dengan lingkungan barunya.

Ciri-ciri gelatik wingko yang jinak adalah pada bulunya. Jika bulu tersebut mengkilat, halus, lembut, maka sudah pasti burung tersebut jinak. Sedangkan ciri-ciri burung yang liar adalah tidak tenang, sering menabrak sangkar saat terbang. Jika burung tersebut tidak mau diam dan sering menabrakkan dirinya sendiri di sangkar maka yang terjadi adalah kecacatan yang timbul akibat burung sering menabrak sangkar tersebut. Jika dijual biasanya para pembeli tidak mau membeli burung Gelatik yang masih belum jinak.

Merawat Burung Gelatik Wingko Agar Gacor


Maka dari itu, buatlah burung Gelatik anda menjadi burung yang jinak dan mempunyai suara yang bagus. Yang pertama dan utama adalah diawalai dari cara pemilihan jenis kelamin burung karena biasanya yang rajin berkicau adalah yang jenis kelamin jantan, dan kebanyam para penghobi burung sudah tahu ciri-ciri bedanya antara burung jantan dan betina, diantara pokok perbedaannya adalah postur Glatik Batu jantan sedikit lebih besar, lebih agresif, lebih lincah, warna lebih tua dan gelap.

Caranya yang lain adalah biasakan burung makan jangkrik atau sejenisnya dan biasakan pula burung makannya di tangan kita. Dan disemprotkan setiap harinya supaya burung tersebut dapat cepat jinak. Ketika memberi makan dengan meletakkan makanan tersebut di tangan kita maka burung akan terbiasa dan tidak takut lagi dengan orang yang ada di sekitarnya. Dengan seperti itu, burung akan cepat jinak dan akan terjalin kedekatan antara pemilik dan burungnya.

Selanjutnya burung dimandikan setiap pagi dengan cara semprot pakai spray atau jika memungkinkan berilah cepuk agar burung lebih leluasa mandinya yaitu pada sekitar jam 7-an atau tergantung situasi atau mungkin lebih siang sedikit jika kondisi hujan dan jangan lupa apabila mandi dengan cepuk, ambil cepuk kembali apabila sudah selesai mandi.

Lakukan pemasteran suara, baik melalui suara burung secara langsung seperti misalnya didekatkan dengan burung-burung dengan suara yang indah dan unik namun diusahakan yang sudah gacor, seperti sesama glatik, kenari atau burung lain dan bisa juga dengan menggunakan suara burung dalam bentuk MP3.

Dan yang terakhir yang tidak kalah penting adalah buatlah suasana disekitar rumah diusahakan ramah terhadap burung artinya jangan sampai burung merasa tidak nyaman, karena akan berpengaruh pada fisik dan psikis si burung itu sendiri dan secara tidak langsung akan mempengaruhi seni dan kualitas suara dan ocehan si burung.
Google Ads

 
About - Contact Us - Sitemap - Disclaimer - Privacy Policy
Back To Top