Senin, 26 Februari 2018

Perawatan Burung Kakatua Putih

Perawatan Burung Kakatua Putih
Kakatua putih adalah burung berukuran sedang, dengan panjang sekitar 46cm, dari genus Cacatua. Burung ini hampir semua bulunya berwarna putih. Di kepalanya terdapat jambul besar berwarna putih yang dapat ditegakkan. Bulu-bulu terbang dan ekornya berwarna kuning. Burung betina serupa dengan burung jantan. Burung Kakatua merupakan burung hias yang mempunyai kecerdasan tinggi jika dibandingkan burung hias lainnya.

Kakatua Putih


Burung Kakatua ini mempunyai kelebihan dibandingkan burung lainnya, yaitu bisa menirukan suara manusia yang sering diucapkan di sekitarnya. Sedangkan untuk Jenis Burung Kakatua dan Macam Burung Kakatua di Indonesia sendiri terbagi antara lain Burung Kakatua Jambul Kuning atau Jingga, Burung Kakatua Putih, Burung Kakatua Raja Hitam, Burung Kakatua Rawa dan Burung Kakatua Maluku.

Cara Merawat Burung Kakatua Putih


Serta dari jenis Burung Kakatua di Indonesia tersebut yang paling sering atau banyak dicari dan diminati oleh kalangan Masyarakat Pecinta Burung ialah Burung Kakatua Jambul dan Burung kakatua Putih karena mempunyai bentuk tubuh yang sangat eksotis serta Warna tubuhnya pun sangat cantik. Burung Kakatua Putih juga mempunyai suara yang sangat cantik dan merdu.

Cara merawat burung Kakatua bisa dilakukan dengan banyak cara, tetapi tidak dianjurkan untuk mengurung burung Kakatua dalam sangkar karena akan memperlambat proses menjinakkan burung Kakatua. Sebaiknya burung Kakatua diletakkan diatas tenggeran saja. Cara merawat burung Kakatua yang pertama dengan memandikan Burung Kakatua maka bulunya akan mengkilap dan bentuknya bagus dan terawat.

Sebaiknya setiap 3 hari dimandikan agar burung Kakatua kamu merasa diperhatikan oleh pemiliknya. Burung Kakatua bisa dimandikan dengan cara disemprot menggunakan sprayer. Cara ini bisa dilakukan saat burung berada di atas tenggeran.

Tips memelihara burung Kakatua selanjutnya yaitu untuk membuat burung Kakatua menjadi jinak. Tanda burung Kakatua peliharaan kamu sudah jinak yaitu mau melompak ke tangan kamu ketika dipanggil, tidak mematuk-matuk, dan tidak marah ketika dipegang bulunya.

Semprotkan air secara pelan-pelan, dimulai dari bagian dada hingga ekornya, lalu sayap dan punggungnya. Setelah itu, baru kepala bagian belakangnya. Hindari menyemprot bagian wajahnya, karena air bisa masuk ke dalam rongga hidung. Bisa juga dengan air yang dicampur salah satu merek obat kumur, dengan tujuan mencegah serangan kutu dan mencegah burung mencabuti bulu-bulunya.

Tips memelihara burung Kakatua adalah dengan terus berkomunikasi atau ngajak ngomong burung Kakatua kamu kapanpun kamu punya waktu kosong. Tujuan dari kegiatan ini adalah agar burung Kakatua kamu tahu bahwa kamu adalah pemilik dan tuannya sehingga proses menjinakkan burung Kakatua peliharaan kamu menjadi lebih mudah.

Ketika mengajak burung Kakatua kamu untuk berbicara cukup mengikat kakinya ke tenggeran. Dengan cara begitu maka diharapkan interaksi akan lebih maksimal dan burung Kakatua kamu merasa dekat dengan sang pemilik. Jangan lupa ketika burung kakatua kamu berhasil melakukan apa yang kamu minta berikan makanan atau mainan sebagai reward karena bisa melakukan apa yang kamu suruh. Makanan Reward yang bisa kamu berikan misalnya potongan kecil buah-buahan.

Cara merawat burung kakatua yang terakhir adalah Makanan pendukung, makanan pendukung cukup diberikan sekali-sekali saja seperti keju yang dicairkan dan dicelupkan di makanan burung hantu sehari-hari. makanan lain adalah telur matang yang dipotong kecil-kecil (baik kuning telur dan putihnya) yang dicampur dengan porongan sayur atau buah yang menjadi makanan sehari-hari. Beri vitamin setiap 2 minggu sekali, silahkan beli dan tanya-tanya di toko burung.

Demikianlah cara merawat burung kakatua yang bisa kamu lakukan, semoga bermanfaat bagi anda semua.
Google Ads

 
About - Contact Us - Sitemap - Disclaimer - Privacy Policy
Back To Top